Pria di Sulsel Bunuh Ayah Tirinya, Pola Sakit Hati Korban Mengajak Ibunya Berbaikan!

Seorang pemuda dengan inisial AA (22) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), menusuk ayah tirinya dengan inisial A (54) sampai meninggal tergeletak di jalanan. Polisi ungkap pola penikaman itu karena aktor sakit hati saat korban ajak ibu kandungnya berbaikan.
Dikutip detikSulsel, kasus ini bermula saat aktor AA sedang duduk bersama ibunya, Suriani Dg Tayu di rumah, Desa Lanra-lanra, Dusun Pabbentengang, Kecamatan Bajeng, Gowa, Selasa (15/7) sekitaran jam 12.00 Wita. Saat tersebut, korban AA tiba mengamuk cari ibu aktor.

“Mendadak korban tiba pada kondisi emosi dan mengamuk, sekalian cari saksi Suriani Dg Tayu,” tutur Kanit Reskrim Polsek Bajeng Ipda Risman Tabah.

Waktu itu, aktor menggerakkan ibunya masuk ke kamar lantas mengamankan pintu di luar. Aktor berargumen mengamankan pintu kamar ibunya untuk melindunginya.

Sesudah amankan ibunya, aktor selanjutnya keluar dari rumah dan memburu korban yang masih juga dalam keadaan emosi. Waktu itu, korban sebelumnya sempat menantang dengan ambil batu dan memukul aktor.

“Korban memukul aktor memakai besi pipa dan berkenaan tangan korban samping kanan, hingga aktor selanjutnya memburu lagi korban sampai korban jatuh,” jelasnya.

Saat korban jatuh di tubuh jalan, aktor selekasnya mengambil badik dan menusuk korban 1x pada bagian pinggang belakang. Tikaman itu membuat korban jatuh ke belakang dan wafat pada tempat peristiwa kasus (TKP).

“Lantas langsung menusuk korban dengan badik yang sudah di taruh di pinggang samping kirinya sekitar 1x di bagian pinggang belakang, hingga korban secara langsung jatuh ke belakang dan wafat di TKP,” ucapnya.

Risman menambah korban sering berusaha menjumpai bekas istrinya walau sudah pisah. Korban sering ajak ibu kandungan aktor untuk berbaikan.

“Sesudah pisah, ia (korban) sering tiba sering berusaha menjumpai istrinya (yang ibu dari aktor) sementara istrinya ini tidak ingin,” tutur Risman.

Katanya, korban dan ibu aktor sebelumnya pernah menikah dengan siri semenjak tahun 2014. Tetapi jalinan itu usai di tahun 2024.

“Nikah siri (korban dengan ibu aktor menikah siri tahun 2014 tetapi pisah tahun 2024),” tambah Risman.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Bachtiar menjelaskan sesudah lakukan pemeriksaan, aktor membunuh ayah tirinya itu sangkaan sakit hati karena ibu kandungan sering dipaksakan untuk berbaikan dengan korban.

“Sakit hati karena aktor tidak terima korban paksa berbaikan dengan ibu kandungan aktor,” kata Bachtiar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *